Melewati Satu Tahun Dunia Pendidikan Di Masa Pandemi Covid

Melewati Satu Tahun Dunia Pendidikan Di Masa Pandemi Covid

Di antara kasus tersebut sebesar 1,1% merupakan balita usia zero-5 tahun dan four,1% merupakan anak berusia 6-17 tahun. Anak-anak sebagai kelompok rentan terutama untuk pemenuhan hak dan perlindungan mereka. Memastikan kesejahteraan anak-anak saat pandemik akan dibahas khusus pada sesi ini. Jutaan rakyat Indonesia seperti Sutil dan Rosa berusaha untuk mendukung keluarga dan pendidikan anak-anak mereka Slot Online Terbaik selama pandemik masih berlangsung. Memastikan bahwa anak-anak mereka dapat terus belajar menjadi suatu investasi pada modal sumber daya manusia Indonesia dan pemulihannya, dan pada suatu sistem pendidikan yang lebih berketahanan terhadap berbagai krisis yang mungkin terjadi di masa mendatang. Saya pikir tantangan saya adalah harus bergantian melakukan pekerjaan dan juga menjalankan tanggung jawab keluarga.

Dengan belajar dari praktik baik, saya optimis kita dapat keluar dari kesulitan ini,” kata Plt Kepala Balitbang dan Perbukuan Kemendikbud, Totok Suprayitno. Lamanya waktu belajar yang hilang dapat membuat banyak siswa sulit menguasai pengetahuan dan kemampuan sesuai tingkatan kelas yang diharapkan. Situasi ini dapat menimbulkan risiko terhadap pembangunan sosial dan ekonomi Indonesia. Jumlah anak yang putus sekolah juga dapat meningkat akibat kesulitan yang dihadapi anak dan remaja untuk kembali dan tetap bersekolah setelah penutupan sekolah dan kontraksi ekonomi yang berlangsung dalam waktu lama. Menurut Angga, proyeksi Bappenas memungkinkan penduduk Indonesia jatuh miskin naik menjadi 55 persen, dengan sekitar 27 persen calon kelas menengah diperkirakan mengalami ketidakamanan pendapatan yang menghawatirkan. Keluarga dan anak-anak yang jatuh miskin dalam waktu singkat akan mengalami dampak berat dalam hal keamanan pangan rumah tangga dan keterbatasan terkait akses, ketersediaan, dan keterjangkauan bahan makanan sehat.

Misalnya, pemeriksaan gejala dan pengobatan; layanan pengaman sosial dalam proses penyembuhan yang seharusnya diproduksi dengan mempertimbangkan akses bagi difabel; termasuk layanan rehabilitasi secara luas. Aliansi Jurnalis Independen bersama dengan UNICEF, akan menyelenggarakan serangkaian diskusi online fokus pada isu pandemik dan dampaknya pada anak-anak. Baru-baru ini Kemendikbud mengumumkan akan menyelenggarakan penilaian untuk melakukan pembedaan metode pengajaran . Pengembangan kapasitas profesional para guru yang berfokus pada metode pembelajaran yang berbeda-beda disarankan untuk menjadi bagian dari upaya ini.

Dampak covid bagi anak-anak

Ia menyampaikan, risiko pertama terkait meningkatnya kekerasan di dalam rumah tangga, perlakuan salah dan eksploitasi, khususnya terhadap anak dan perempuan. Meskipun demikian, meskipun COVID-19 mungkin berdampak ringan atau tidak sama sekali pada anak-anak, efek virus yang bertahan lama mungkin berdampak pada mereka dalam jangka panjang. Studi yang diterbitkan di medRxiv pada hari Selasa menetapkan bahwa sekitar satu dari tiga anak muda masih memiliki satu atau dua gejala COVID-19 yang masih ada dan lebih dari satu dari lima memiliki tiga atau lebih yang menunjukkan tanda-tanda COVID.

Artinya kita memiliki tantangan untuk tidak memberikan ruang bagi psychological negatif berkembang. Sebaliknya, kita harus membangun psychological positif agar pandemi Corona tak dapat memberikan ancaman sedikitpun. Saat semua sekolah ditutup dan #BelajarDariRumah, menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk menerapkan ilmu di tengah keluarga.

Comments are closed.