Penyandang Disabilitas Rentan Terinfeksi Virus Corona, Ini Saran Who!

Penyandang Disabilitas Rentan Terinfeksi Virus Corona, Ini Saran Who!

Dokter spesialis orthopedi RSU Syubbanul Wathon dr Trimanto Wibowo MBiomed SpOT mengatakan, olahraga sangat penting dilakukan di masa pandemi. Sebab, berolahraga akan meningkatkan imunitas tubuh yang penting untuk mencegah penularan Covid-19. Pastikan Anda, dan orang-orang di sekitar Anda, menutup mulut dan hidung dengan siku yang ditekuk tisu saat bersin atau batuk. Hal ini sangat penting dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan orang-orang yang ada di sekitar Anda agar tidak tertular penyakit perpasan, termasuk Covid-19. Saat datang ke keramaian, ada potensi untuk bertemu dengan orang yang membawa virus.

Tangan menyentuh berbagai permukaan benda dan virus penyakit ini dapat tertempel di tangan. Tangan yang terkontaminasi dapat membawa virus ini ke mata, hidung, atau mulut, yang dapat menjadi titik masuk virus ini ke tubuh Anda sehingga Anda menjadi sakit. Anak-anak dan orang dewasa Slot 2021 harus mengikuti panduan yang sama tentang karantina dan isolasi mandiri jika ada kemungkinan bahwa mereka telah terpajan atau mulai menunjukkan gejala. Sangat penting bagi anak-anak untuk menghindari kontak dengan orang tua dan orang lain yang berisiko memiliki penyakit serius.

Ini juga dapat diterapkan di lingkungan masyarakat yang belum ada komunitas lansianya. Tawarkan untuk saling menelepon dengan tetangga atau anggota lingkungan sekitar Anda. Pikirkan apakah tetangga Anda mungkin memerlukan bantuan dalam berbelanja, membeli obat-obatan atau mengakses layanan kesehatan, misalnya. Ini sangat penting terutama jika mereka melakukan isolasi mandiri dan tinggal sendiri atau tanpa anggota keluarga yang lebih muda. Orang dapat tertular COVID-19 dari orang lain yang sudah terinfeksi, terlepas dari apakah orang ini bergejala ataupun tidak. Sekitar satu dari enam orang akan mengalami gejala yang lebih serius dan akan mengalami kesulitan bernapas.

Hal ini untuk mengurangi risiko kamu menularkan virus Corona ke lansia yang kamu rawat. Bahkan masyarakat dalam hal ini anggota keluarga yang lain diminta untuk memberikan edukasi kepada para lansia terkait segala sesuatu yang berkenaan dengan wabah. Tak jauh berbeda, Pemerintah Indonesia melalui laman covid19.go.id juga memberikan tips-suggestions yang sama untuk menjaga mereka para lansia selama menjalankan isolasi diri di rumah. “Bisa karena takut berdampak negatif ke kondisi kesehatan mereka, atau ada yang tidak yakin dengan isi vaksinnya.

Korea Selatan memutuskan untuk tidak mengimpor Avigan karena memiliki efek samping yang berbahaya. Ia menambahkan, tujuan aktivitas fisik ini untuk memperlancar metabolisme dalam tubuh. Bila metabolisme berjalan baik, maka daya tahan tubuh juga baik. Kemudian, pilar ketiga adalah melakukan aktivitas fisik yang teratur.

Apabila otoritas Anda mewajibkan anak usia lima tahun ke bawah mengenakan masker, maka Anda atau orang lain yang mengasuh anak harus selalu ada di dekat anak untuk memastikan masker digunakan dengan aman. Saat ini, banyak beredar informasi tidak akurat tentang penggunaan masker dan COVID-19. Pastikan Anda selalu merujuk informasi dari sumber tepercaya seperti UNICEF, WHO, dan otoritas setempat saat perlu mengambil keputusan terkait kesehatan keluarga. Salah satu media penularan utama COVID-19 adalah butiran cairan dari saluran pernapasan yang terlontar saat seseorang berbicara, bernyanyi, batuk, atau bersin.

Saran bagi lansia yang terkena Covid

Dukungan juga perlu diberikan bagi staf layanan yang terkarantina dalam waktu yang lama bersama warga dan tidak dapat berkumpul dengan keluarga. Walaupun lansia di rumah masih bugar dan aktif, tetap batasi mereka untuk bepergian, apalagi berkumpul dengan orang lain. Alasannya, risiko terinfeksi di tempat yang banyak orang jauh lebih besar dibandingkan di rumah.

Jika orang sakit perlu pergi ke fasilitas kesehatan, mereka harus memakai masker medis. Sebagian besar (sekitar 80%) orang yang terinfeksi berhasil pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari 5 orang yang terinfeksi COVID-19 menderita sakit parah dan kesulitan bernapas. Orang-orang lanjut usia dan orang-orang dengan kondisi medis penyerta seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung dan paru-paru, diabetes, atau kanker memiliki kemungkinan lebih besar mengalami sakit lebih serius.

Di sisi lain, lantaran perbedaan generasi, terkadang kaum lansia sulit untuk bisa mencerna beberapa imbauan yang diberikan pemerintah terkait upaya menjaga diri agar tidak terpapar virus corona. Menurut laporan yang dikeluarkan organisasi kesehatan dunia , angka kematian paling banyak dari orang yang terpapar virus corona adalah lansia di atas umur eighty tahun, bahkan mencapai lebih dari 22% dari complete kematian yang terjadi. Lansia, termasuk kelompok yang rentan tertular virus corona bersama orang yang memiliki riwayat penyakit tertentu, perokok, dan kaum pria.

Pertemuan komunitas tidak dapat dilakukan selama wabah COVID-19, selama orang-orang diminta untuk menjaga jarak secara fisik atau melakukan isolasi mandiri. Kelompok masyarakat, termasuk komunitas lansia, dapat membantu memetakan komunitas mereka. Dengan pengetahuan Anda tentang lingkungan Anda, identifikasi orang-orang yang paling berisiko terdampak wabah ini. Cari tahu di mana mereka tinggal dan situasi tinggal mereka , dan dukungan apa yang mereka butuhkan – termasuk kebutuhan dasar seperti makanan dan obat-obatan. Physical distancing atau isolasi jangka panjang penting untuk mengurangi dampak COVID-19, tetapi dapat memunculkan tantangan untuk kesejahteraan dan kesehatan mental orang. Lansia yang bergantung pada orang lain untuk perawatan dan dukungan sehari-hari dapat mengalami kesulitan karena situasi ini, tetapi ada hal-hal yang dapat dilakukan komunitas untuk saling menjaga satu sama lain.

Comments are closed.