Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Anak Dengan Hambatan Belajar Di Lombok Tengah

Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Anak Dengan Hambatan Belajar Di Lombok Tengah

Profesi guru mempunyai tanggung jawab yang melekat dalam proses pengajaran. Keinginan untuk menghormati dan percaya diri terhadap rekan kerja, guru, orang tua dan anggota masyarakat memberikan dorongan untuk mencapai dan mempertahankan tingkat etika perilaku siswanya. Kode etik profesi guru menunjukkan aspirasi bagi semua guru dan memberikan standar untuk menilai perilaku dan etika. Tanggung jawab dalam mengajar, kebebasan belajar dan jaminan perlindungan profesi yang sama sangat penting untuk pencapaian prinsip-prinsip rasa aman dan nyaman dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Dari penjelasan di atas, tampak bahwa di dalam proses interaksi pembelajaran selalu ada siswa yang memerlukan bantuan, baik siswa yang memiliki ‘black examine’ maupun yang memiliki prestasi belajar yang baik. Seperti telah disinggung di atas, setiap peserta didik tentu memiliki perbedaan particular person dalam belajar.

Setelah tahu proyek terakhirnya adalah sebuah rumah, tukang itu menjadi jengkel. Beberapa minggu kemudian, datang sebuah proyek baru untuk membuat rumah. Tukang kayu tua yang hendak pensiun dipasrahi sebagai penanggung jawab, ia diberi kebebasan membuat bangunan itu sesuka hatinya. Suatu siang saat melewati pusat perbelanjaan, anak kecil itu mendekatiku. Bisa buat istri atau pacarnya Om, murah kok lima ribu aja.’ kata anak itu.

Tidak ada hambatan bekerja bagi pelajar

Bidang kecakapan ini dapat berupa kecakapan bermasalah yang dapat ditangani oleh guru sendiri, atau oleh guru dengan bantuan orang tua. “Ada anak supir ojol yang mengaku gantian menggunakan handphone dengan ayahnya. Kalau siang dipakai bekerja, jadi malamnya baru bisa digunakan si anak untuk mengerjakan tugas dari gurunya.” Siswa dan anak-anak yang tidak memiliki fasilitas seperti komputer dan laptop jelas jadi masalah, tetapi kendala sinyal muncul sebagai masalah berikutnya terutama di wilayah pedesaan dan wilayah terbelakang di Tanah Air. Mencari kesibukan memang mudah, namun mencari kesibukan yang bermanfaat sulit untuk dilakukan. Mulai sekarang sibukkanlah diri untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Anoraga mengatakan bahwa individu memiliki etos kerja yang tinggi adalah individu yang bermotivasi tinggi. Etos kerja merupakan suatu pandangan dan sikap, yang tentunya didasari oleh nilai-nilai yang diyakini seseorang. Keyakinan ini menjadi suatu motivasi kerja, yang mempengaruhi juga etos kerja seseorang. Menurut Siagian , tinggi atau rendahnya etos kerja suatu masyarakat dipengaruhi juga oleh ada atau tidaknya struktur politik yang mendorong masyarakat untuk bekerja keras dan dapat menikmati hasil kerja keras mereka dengan penuh. Menurut Sinamo , setiap manusia memiliki spirit keberhasilan, yaitu motivasi murni untuk meraih dan menikmati keberhasilan. Roh inilah yang menjelma menjadi perilaku yang khas seperti kerja keras, disiplin, teliti, tekun, integritas, rasional, bertanggung jawab dan sebagainya.

Dalam keadaan ini, penting bagi kita untuk meminta bantuan dari penerjemah untuk menyampaikan pesan. Hal ini bisa terjadi saat kita bekerja sama dengan orang dari negara lain dengan bahasa yang berbeda. Kita pun dapat menggunakan satu bahasa internasional, di mana semua orang memahami bahasa ini.

Seperti halnya komitmen terhadap proses kegiatan belajar mengajar di kelas dengan akuntabilitas kepada siswa harus dipelihara pertumbuhannya secara profesional, latihan penilaian profesional dan mewujudkan suatu integritas. Dari information yang diperoleh para guru menyatakan rasa percaya dirinya Slot 2021 bahwa mereka layak dan mempunyai keahlian profesi untuk mengajarkan bahasa Inggris di SMKN 1 Sidoarjo. Pada umumnya responden telah mempunyai kualifikasi pendidikan bahasa Inggris dan melalui pelatihan serta kursus bahasa Inggris. Oleh karena itu pelatihan atau lokakarya masih sangatlah mereka butuhkan.

Dengan kata lain, dalam proses pembelajaran di sekolah, meskipun guru dan materi pelajaran yang dipelajari serta waktu dan lingkungan belajar di kelas bagi setiap siswa sama, pasti terjadi perbedaan individual dalam hasil belajar. Perbedaan particular person yang terjadi, meskipun merupakan suatu hal yang wajar sebagai dampak kondisi individu yang berbeda-beda, namun seorang guru tidak akan bersikap masa bodoh. Guru akan semaksimal mungkin berupaya mengatasinya, sebab jika dibiarkan, maka akan menimbulkan perbedaan hasil belajar yang mencolok di antara para siswa.

Comments are closed.